Museum Zoology Frater Vianney, Malang

Iseng-iseng tanya ke twitter, ada yang tau Museum Zoology di Malang nggak? Sobat yang lagi baca, tau Museum Zoology di Malang nggak? Enggak kan? Ya wajar sih, karena Museum ini kurang populer di kalangan masyarakat maupun wisatawan. Yang mengenal museum ini biasanya dari siswa atau alumni dari Yayasan Frateran Bunda Hati Kudus, termasuk SMAK Frateran dan Mardi Wiyata.



"Terus kamu taunya darimana?"
"Em... dari... TEMAN."
"Teman apa temaaaan?"
" .... "

Sudah, yang penting saya mau cerita tentang Museum Zoology Frater Vianney, BHK. Udah lama sih ke sininya, pas Ramadhan 2011. Ceritanya mau ikut acara buka bersamanya BloggerNgalam, tapi masih siang, jadi cari tempat ngabuburit.
Ngabuburit kok di tempat aneh.http://eemoticons.net

Setahu saya, di Indonesia cuma ada dua Museum Zoology, yaitu di Bogor dan di Malang. Lokasinya di Jalan Raya Karang Widoro. Bingung itu dimana? Arah Dau dari Candi Badut / Tidar. Ngeh? Kalau pernah ke Dau lewat Jalan Candi, pasti sempat melewati bangunan besar kayak kastil bertembok tinggi, ya itu Museum Frater Vianney. Ada plangnya, kecil banget sih, kayak plang praktek dokter umum aja. Kalau nggak salah, ini berseberangan sama salah satu tempat latihan Wushu.
Masih nggak ngeh? Liat peta!!http://eemoticons.net

Terus, ada apa aja di Museum Zoology? Apa menariknya? Ini, lihat dulu Hall Museumnya yaaa..

klik aja kalo kurang gede
Namanya museum zoology, tentu saja isinya ya... hewan! Kamu yang punya ketertarikan sama hewan pasti seneng kalau ada di sini. Ada berbagai koleksi (hidup dan mati, utuh dan dietel-etel) tersimpan di museum ini. Semua adalah koleksi Frater Vianney dan muridnya, Frater Clemens. Banyak koleksi yang berasal dari Nusa Tenggara, karena dulu Frater Vianney melakukan penelitian di Ende, Flores. Kebanyakan adalah spesimen konkologi dan herpetologi.
Susah ya? Sebut saja kerang-kerangan dan reptilia.http://eemoticons.net





Ada sih foto terwelu yang perutnya dibedah.. Tapi kalo dipajang kayaknya bisa bubar semua yang baca.http://eemoticons.net

Kebetulan saya datang di hari kerja, meskipun lagi libur Ramadhan. Suasana museum sepiiii banget. Tapi mungkin juga emang biasanya sepi pengunjung, kalau nggak ada study tour atau pengunjung yang memang minat pada zoological.

Mbak petugas (lupa namanya), mengajak saya memasuki sebuah ruangan. Di dekat pintu saja sudah terpampang awetan harimau. Wuah!
Dan tahu apa yang di dalam ruangan istimewa itu?
JRENG JRENG!! FOKUSKAN MATA ANDAAAA
JRENG JRENG!!
YA! Itu ratusan toples berisi ulaaarr~ Yang kefoto yang terang doang. Sebenernya ada empat lemari besar yang isinya kayak gini juga, tapi terlalu redup untuk difoto. Nggak phobia ular kan?http://eemoticons.net
"Tenang aja, semua yang di ruangan ini udah mati kok," kata mbak penjaga. "Kecuali kita." Eh dianya cengengesan.

Saya keluar lagi, ke hall utama. Memotret penyu-penyu yang sudah diawetkan. Jujur saya nggak pernah lihat penyu dewasa, dan pertama kalinya lihat kok yang udah mati ya?


Puas melihat koleksi, saya berjalan keluar menikmati sore di sebuah kolam. Enak di sini, sejuukk banget.
pancurannya baru aja dimatiin
an angel :)

Terus jalan lagi ke sebuah penginapan. Iya, penginapan. Di sini ada penginapan yang disewakan untuk wisatawan maupun diklat. Dan lagi-lagi saya nemu hewan! Iyalah namanya museum zoology.
Tau apa?
rakunnya lagi sedih :(
Buaya lagi berjemur bro.
Itu Elang...
Dan semua masih hidup, saudara-saudaraaaa! Akhirnyaa, setelah terkurung di ruangan berisi awetan mayat hewan, saya ketemu yang hidup!
Halo! ^_^

Jadi kalau Anda orang Malang atau berkesempatan liburan di Kota Malang, coba pengalaman berbeda dengan mengunjungi museum ini. Tips: jika Anda tidak suka hewan dan tidak suka suasana tenang, maka ini bukan tempat untuk Anda.

Selamat jalan-jalan seru! http://eemoticons.net

Imaniar Hanifa

Pemburu keindahan pagi. Penikmat semesta. Pengagum Indonesia. Introvert yang suka terlibat aktivitas sosial.

12 komentar:

  1. cedak omah ikiii baru tahu...

    BalasHapus
  2. Bener nih, ngga terkenal. Mungkin karena kurang menarin secara wisata... :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. dan kurang publikasi :)

      kalo buat study tour sih, ini termasuk menarik karena koleksinya sangat banyak :D

      Hapus
  3. wkwkwk baru tau juga. Ini terbuka buat umum mbak? berapa HTMnya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setauku untuk umum, kalo HTM-nya nggak tau juga sih.
      Kalo bayar, berarti waktu itu aku dibayarin *garuk-garuk kepala*

      Hapus
  4. pngen ngecek tempatnya :D

    BalasHapus
  5. haha asli malang tapi saya juga baru tau loh hahaha :D
    kesana ah hehe

    BalasHapus
  6. Tadi barusan lewat daerah situ. Tapi gak tahu juga kalau ada museum. Ke atas terus daerah petungsewu, metik jeruk2 di situ :)

    BalasHapus

Moderasi aktif | Komentar akan muncul setelah dimoderasi.