Jalan-Jalan ke Kota Tua Jakarta

Dear sobat,
kali ini hanifa mau cerita tentang jalan-jalan hanifa ke Kota Tua, 13 April lalu ~(‾▽‾~) ~(‾▿‾)~ (~‾▿‾)~

Kota Tua disebut juga Batavia Lama. Luas areanya 1,3km membentang di antara Jakarta Pusat dan Jakarta Barat. Sejarah Kota Tua baca sendiri dari Wikipedia ya, hehehe.
Kota Tua di Google Maps

Di sini ada banyak obyek wisata dengan nuansa oldies alias "tua". Ada sejumlah museum dan landmark di area ini, tapi kesempatan kali ini hanifa cuma berkunjung ke Museum Bank Mandiri, Museum Wayang, dan pelataran Museum Jakarta.

Saya berangkat dari Terminal Ragunan naik bus Trans Jakarta (koridor 6) dan turun di halte Kuningan Timur untuk transit ke koridor 9 menuju halte Semanggi. Dari halte Semanggi, saya menyusuri jembatan menuju halte Bendungan Hilir sekalian jemput pacar. Dari halte ini bisa langsung naik bus Trans Jakarta koridor 1 yang langsung menuju pemberhentian terakhir, Halte Kota.
Sebenarnya sih kalau dari koridor 6 bisa langsung ke koridor 1. Naik dari Terminal Ragunan, turun di Halte Dukuh Atas 2. Setelah itu transit di Dukuh Atas 1 untuk naik bus ke arah Halte Kota. Tapi ya itu tadi.. Saya kan janjian sama sang pacar.('▽'ʃƪ) ♥

Dari Halte Kota, kami turun dan langsung buta arah. Gadget beraksi untuk mengakses Google :D Mas pacar malah menjepret Peta Kota Tua. Ah ya, ini informatif sekali meskipun penempatannya lumayan susah dibaca dari halte.
doh tulisannya cuma bisa dibaca kepik
Nggak papa sih, nanti di setiap obyek wisata, ada peta kayak gitu lagi kok.

gini kan mending

Kami memutuskan mengunjungi Museum Mandiri yang ada di seberang jalan. Nggak perlu bingung, nyeberangnya lewat bawah tanah kok, nggak usah bergelut dengan keruwetan lalu lintas di jalan sana.

Di Museum Mandiri, ada banyak peninggalan lama Bank Mandiri. Ada mesin-mesin ATM jadul, komputer jadul, buku arsip nasabah segede karpet Aladin. Jeng-jeng..
apa? kamu nggak suka tugas yang ditulis tangan?
nunggu duit keluar

 Oh ya, motherboard Intel keluaran 90-an dan disket 3,5' dan 5,14' udah masuk museum ini. Kalo sobat masih pake benda-benda semacam itu, sobat harus dimuseumkan saja...(`▽´)-σ

Kamu bisa menyusuri setiap ruangan di museum ini dengan membayar tiket masuk sebesar lima ribu rupiah. Asal jangan menyentuh atau masuk ruangan yang memang dilarang ya. Kalau lapar, ada kafe di bagian depan dengan suasana jadul juga.
ganjel peruut...
Suasana jalanan di kota tua dari kafe. Museum Mandiri ada di pojok jalan sih..
iklan jaman dulu kayak gini nih..
ada galeri lukisan juga...*abaikan penampakan di gambar kanan
Berlama-lama di Museum Mandiri bikin saya bosen, hehehe. Akhirnya kami memutuskan berjalan ke arah utara ke arah Museum Jakarta alias Museum Fatahillah. Foto-foto dulu lah.
foto dengan cosplay patung pejuang!
Setelah itu, kami memasuki Museum Wayang. Wih, ini yang paling saya suka! Ternyata banyak banget koleksi wayang dan boneka daerah di sini. Nggak cuma dari Indonesia, tapi juga ada hibah boneka dari beberapa negara asing. Di sini nggak boleh memotret koleksi ya. Tapi banyak juga pengunjung yang masih anak sekolahan bernarsis-narsis ria di sini. Saya cari aman. Foto-foto di tempat yang emang diperbolehkan, daripada ditegur petugas penjaga.

salah satu koleksi wayang
yang di belakang saya itu nisan dari makamnya Abraham Patras sih.
Puas dari Museum Wayang, mas pacar kelaperan. Kami mengitari area itu untuk mencari makanan. Apa daya sayanya rewel, akhirnya mas pacar membeli ketoprak di dekat Museum Jakarta.
Buat yang pengen beli oleh-oleh, di sekitar sini ada banyak pedagang aksesoris dan tukang foto. Kalau mau beli sepatu, ada kaki lima juga. Yang mau diramal tangan, ada juga.

Karena sayanya nggak bisa kelamaan panas (manja dih), maka kami pulang setelah jam menunjukkan pukul 3 sore. Pulang naik Trans Jakarta dengan rute sama, Kota - Dukuh Atas - Ragunan. Siplah! Puas untuk hari ini!!°\(^▿^)/°

Imaniar Hanifa

Pemburu keindahan pagi. Penikmat semesta. Pengagum Indonesia. Introvert yang suka terlibat aktivitas sosial.

6 komentar:

  1. Wah asyik juga ya jalan-jalan di Kota Tua Jakarta. Lokasi Toko Stainless Steel Surya Logam juga tidak jauh dari Kota Tua

    BalasHapus
  2. Kereeeen....
    Kunjungan baliknya ditunggu di http://goo.gl/h1oZZ
    :)

    BalasHapus
  3. Lumayan keren. Tapi, Kota Tua itu kawasan yang cukup luas ya untuk dijelajahi dalam sehari?

    BalasHapus
    Balasan
    1. cukup, asal mau masuk ke museum-museumnya, menikmati di sana, bukan cuma sekedar keliling :)

      Hapus
  4. Udah lama gak ke sana, jadi lupa, untung diliatin gambarnya jadi tau lagi hehe :D

    BalasHapus

Moderasi aktif | Komentar akan muncul setelah dimoderasi.